jump to navigation

Gempa di Pesisir Pantai Timur Jepang Wednesday, 16 March 2011

Posted by idJoe™ in Whatever.
trackback

Gempa dan tsunami yang melanda pantai timur Jepang; ledakan reaktor nuklir di prefektur Fukushima; gempa di prefektur Shizuoka… Saat posting ini ditulis, hal-hal tersebut masih menjadi berita hangat di koran-koran atau televisi di Jepang, atau mungkin di seputar bola bumi.

Dengan banyaknya berita di media massa, saya rasa tidak perlu lagi menuliskan peristiwa terjadinya tsunami dsb. Meskipun demikian, ada beberapa informasi yang mungkin menarik minat para pembaca blog ini.

1. Seberapa jauh jarak tempat terjadinya tsunami ke ibukota Tokyo?

Tsunami terjadi hampir di sepanjang pesisir pantai timur Jepang. Akan tetapi, kota besar yang mengalami kerusakan terparah adalah kota Sendai (pelafalan: ‘e’  spt pada kata ‘enak’, bukan ‘enam’), yang terletak di prefektur Miyagi. Kota ini terletak kira-kira 360 kilometer di utara Tokyo. Saat gempa terjadi, getaran hebat terasa di Tokyo. Sekitar 10 menit setelah gempa, tsunami melanda. Tokyo, yang terletak di teluk hanya mengalami gelombang pantai setinggi 2 meter. (NB: angin kencang bisa membuat gelombang setinggi 5 meter, jadi 2 meter bukanlah hal yang luar biasa).

2. Seberapa jauh jarak reaktor nuklir ke ibukota Tokyo?

Reaktor nuklir di jepang terletak di pesisir prefektur Fukushima, yang berada di selatan prefektur Miyagi. Dengan demikian, jarak ke ibukota Tokyo kurang lebih 90 km lebih dekat dibanding kota Sendai, yang berarti jarak ke ibukota Tokyo kurang lebih 270 km.

3. Apakah Saitama terkena tsunami?

Saitama terkena tsunami???? :-o  Setidaknya ada tiga hal yang membuat Saitama hampir mustahil terkena tsunami.

Alasan pertama: Prefektur Saitama termasuk beberapa prefektur pedalaman di Jepang yang tidak mempunyai laut.

Kedua: Jarak terdekat kota Saitama ke laut (yang berarti Teluk Tokyo) kira-kira 50 km. Dan gelombang di teluk selalu lebih jinak dibanding laut bebas.

Ketiga: Kota Saitama relatif lebih aman dari gempa dibandingkan Tokyo.

4. Apakah gempa di Shizuoka juga berpotensi menyebabkan tsunami?

Gempa yang terjadi di prefektur Shizuoka (atau lebih tepatnya Yamanashi) memiliki epicenter di darat, yakni di dekat gunung Fuji. Gempa di darat, terutama di pedalaman, sangat kecil potensinya untuk menimbulkan tsunami.

Comments»

1. Lanny - Wednesday, 16 March 2011

Joe memang berbakat jadi reporter..thank..infonya

2. Jeco - Thursday, 17 March 2011

Teluk memang lebih aman dari pada laut bebas. Saat terjadi tsunami di Aceh, rumahku yg berada diperbatasan aceh, 100 meter dari laut teluk, aman2 saja. Padahal srilanka, thailand yg lebih jauh bisa terkena tsunami juga.

Jadi benar, Saitama lebih aman dibandingkan dengan kota sekitarnya.

nice review Jo :)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.